Nana Korobi Ya Oki
May 20, 2006
Nana Korobi Ya Oki. “Kalau jatuh tujuh kali, bangun delapan kali“. Itulah yang dikatakan seorang bodhidharma yang bernama Daruma, hampir satu millenium yang lalu. Artinya sederhana tapi dalam: Jangan menyerah, coba saja terus! Representasi dari semangat itu masih bisa dilihat sampai sekarang melalui boneka Daruma. Boneka merah bulat tanpa tangan, kaki dan mata (satu mata dilukis ketika kita memohon permintaan, dan satu mata lagi dilukis ketika permintaan telah terkabul) yang akan selalu bangun kembali, bagaimanapun ia dijatuhkan. Kalo di Indonesia, biasa diadaptasi jadi boneka balon yang bagian dasarnya diisi dengan pasir sebagai pemberat. Tapi kalau kau mencarinya di sini, jangan berharap bentuk Daruma lagi ya, bentuknya di sini sudah mengikuti trend. Trend terbaru tampaknya adalah bentuk Spongebob Squarepants! hehehe!
Btw, ngapain sih ngomong-ngomong soal Daruma? Well, sidang ujianku rabu kemarin gagal! Ouch! Sakit banget emang. Aku dihabisi pada bidang yang seharusnya aku paling bisa. Tapi mau bagaimana lagi, semuanya sudah terjadi. Sekarang yang bisa aku lakukan hanyalah agar ujian selanjutnya bisa berhasil. Aku sendiri fine-fie saja, hanya tak enak pada teman-teman yang sudah repot-repot membantu, dan terlebih lagi pada dosen pembimbing. Maaf ya Pak, sudah mengecewakan. (T_T)
Thanks juga pada teman-teman yang menghibur dan menemani setelah kegagalan itu. Tapi sungguh, aku tak bisa menerima kata-kata bijaksana dan petuah-petuah yang indah. “Kegagalan adalah sukses yang tertunda”; “Ada hikmah yang lebih baik di balik setiap kegagalan”; dst.. dst.. Aw, crap! Itu kan kata kata untuk ngeneng-eneng bocah nangis (kata-kata penghibur untuk mendiamkan bocah yang menangis). Kegagalan adalah Kegagalan, memang pahit, tapi bagaikan obat yang sangat manjur, kita harus menelannya. “Untuk manahan sakit, seorang laki-laki hanya perlu mengatupkan gigi rapat-rapat, merasakan rasa sakit itu dalam-dalam, dan mengubahnya menjadi kekuatan ™”.
Yah, hidup memang sesederhana itu, cuma maju mundur antara senang dan sedih, jadi kalo pas gilirannya dapat yang sedih ya terima saja. Hanya terserah pada kita mau menghadapi kesedihan itu dengan tangis atau tawa. Kalau kau lebih suka tawa daripada tangis, ya hadapi saja kesedihan itu dengan tawa. Bwahahahahahahaha! (eh, bukannya gila lho
)

Daruma Doll (taken from here)
Entry Filed under: Personal. .
17 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed





1.
mangli | May 20, 2006 at 12:10 pm
jangan menyerah..trus berjuang..
batu aja bisa luluh dengan air kok..
2.
Fany | May 20, 2006 at 8:14 pm
Hm….ciayoo…
Ayo maju terus di ujian selanjutnya
Eh yg di loenpia.net itu hrs anak smg? pengen gabung nih, mas… Soalnya sebentar lagi mgkn saya jd warga Smg lagi
3.
wedhouz | May 21, 2006 at 3:14 pm
like my grandma said, “shit happens”
so take care dan make another preparation.
4.
budiyono | May 21, 2006 at 7:17 pm
thanks ya all..
buat Fany, tentang loenpia dah aku japri
5.
Jauhari | May 22, 2006 at 9:04 am
Maju terus pantang KENDUR
6.
zam | May 22, 2006 at 5:59 pm
kayak Aa Gym bilang.. kalo nasi udah jadi bubur, kita tinggal nambahin ayam, bumbu, dsb biar lebih enak dan jadilah bubur ayam! ;p hehehe
7.
foo | May 24, 2006 at 9:49 pm
SEMANGAT!!!
keberuntungan tu cuma kerja keras yang terus menerus, setuju?
8.
Sorrenti | May 25, 2006 at 5:21 pm
Semangat ya Bud…
Anggap aja batu kerikil yang sebanding sama besar kaki kamu buat menyingkirkannya…hehehe…
Otreh beibehhh..
9.
Avante | May 25, 2006 at 6:47 pm
Kayaknya emang dalem ya Bud…
tapi tenang aja, suatu saat kamu pasti bisa Henshin jadi ST Bud!
//mungkin km belum nemu form yg pas (maksudnya?)
10.
chocoluv | May 26, 2006 at 9:57 pm
wow,, kewl! daleeem
11.
Boku_Baka | May 26, 2006 at 11:28 pm
Thank you semuanya.. :’-) terharu..
to Foo : Thank ya. btw, berarti kalo kerja kerasku terus menerus berhasil, itu disebut keberuntungan dong? gak setuju ah! karena itu aku gak suka kata2 indah. hehehehe…
to Avante : Thanks ya, iya yang penting itu Kanzen Chowa kan? hehehe.. yuk henshin bareng! biar judul blogmu itu bisa segera diganti.. masak journey mulu.
12.
abe | May 27, 2006 at 12:54 pm
well bro.. *pegang pundak*
sabar.. abe doain yah..
semangaaaatttt bud….
13.
adi | May 30, 2006 at 7:17 pm
woy gw aja TOEFLnya belom tembus juga, saya juga ngarti penderitaan anda bro *hayah apa sih ini?!* BTW maju terus pantang mundur dah
14.
Zuam | June 5, 2006 at 11:35 am
sidang kedua pasti lulus koq mas..
BTW elektro-kita.com nya koq dah gak idup lg ya..idupin dunk..
15. Boku Baka Blog » Blog Archive » Akhirnya.. Budiyono, ST! | June 7, 2006 at 12:18 am
[...] Whuahahahahahahaha…! Enak sekali rasanya tertawa lepas seperti ini. Hampir tiga minggu sejak tanggal 17 Mei kemarin (the dooms day) hidup ini kok rasanya beraaat banget ya, apalagi setelah jadwal ujian kedua sempat batal karena kesibukan dosen penguji. hehehe. Tapi akhirnya sekarang lepas juga beban itu. Yeah, sang Daruma sudah kembali berdiri dari jatuhnya. Setelah ujian kedua tanggal 5 juni lalu… Aku LULUS! [...]
16.
budiyono | June 7, 2006 at 12:20 am
Thanks all, udah lulus sekarang!
)
hehehehe..
17. Boku Baka Blog » Makan-MakanTM! | June 30, 2006 at 2:39 am
[...] Hal yang lebih menggembirakan dan menyemangatiku adalah bahwa pada periode ini banyak teman-teman yang berjuang bersama dan lulus bersama. Tak terbayangkan rasanya bila harus menghadapi semuanya sendirian, tak ada tempat berbagi dan bertanya (apalagi setelah aku gagal ujian yang pertama). Ya, aku telah pergi setahun, kembali, dan mendapati semuanya tak banyak berubah, tak begitu jauh meninggalkanku. Aku tak pantas mengharap lebih dari ini. Terima Kasih. [...]