Selamat Jalan Sri..!
January 23, 2007
Walaupun cowok, namanya Sri, panggilannya juga Sri. Lengkapnya Sri Hariyono. Temanku kuliah satu angkatan di Teknik Elektro Undip, kalau aku di konsentrasi spin-off nya, Informatika dan Komputer, dia di jurusan core-nya Elektronika dan Telekomunikasi. Pertama kali kenal Sri, pasti menyangka kalo dia itu sedang marah, padahal enggak, bicaranya memang ceplas-ceplos, langsung to the point. Tapi begitu kenal lebih jauh orangnya ternyata enak, hangat dan seorang teman yang setia. Dia juga sering menjadi sasaran latihan jurus “Cekikan Gorilla”-ku. :d Dan walaupun jarang ikut ngumpul, dia juga salah seoarang yang mempunyai topi official “Genk ONI”. Masih kau simpan kan Sri?
Dia tipe mahasiswa yang berdedikasi, benar2 mencintai apa yang di lakukan. Sri juga tipe manusia Lab. Dia setahuku adalah termasuk sedikit di antara mahasiswa Elektro yang benar2 tahu apa fungsi berbagai macam alat di Lab, benar-benar akrab dengan osciloscope, audio function generator, dan berbagai alat2 lain yang namanya sendiri aku pun tak tahu. Dia tipe orang yang tetep bisa emerge, menjulang, di tengah kesederhanaan dan keterbatasan.
Dengan semuanya itu, tak heran iapun lulus tepat waktu, namun agaknya dia kurang beruntung dalam mencari kerja. Yah mungkin karena hal yang aku ceritakan awal tadi. Interviewernya pasti mengira Sri sedang marah
, sehingga sering tidak sukses dalam wawancara kerja. Banyak yang heran, kenapa orang secemerlang Sri lebih dari setahun menganggur. Namun untunglah dalam sebuah test di Yogya, Sri akhirnya diterima di sebuah perusahaan operator selular yang ternama. Bulan Januari ini ia mengikuti training di Bandung.
Entah apa yang Sri rencanakan untuk hari mingggu (21/01) kemarin, mungkin ia berencana untuk instirahat di kamarnya setelah minggu2 menjalani training? Atau berencana untuk refreshing, nonton tv, atau kalau melihat sifatnya Sri, mungkin ia akan memanfaatkan hari minggu itu untuk belajar sendiri. Namun Tuhan mempunyai rencana lain. Hari minggu itu ternyata adalah hari pemakamannya di Salatiga. Sehari sebelumnya Sri meninggal dunia sekitar pukul 12.40 setelah malam harinya masuk rumah sakit di Bandung karena demam berdarah…
Jadilah kami teman-temannya berangkat ke Salatiga untuk memberikan penghormatan terakhir. Hanya itulah yang bisa kami lakukan. Walaupun semuanya berusaha bersikap biasa, aku tahu semuanya sedih, aku tahu semuanya merasa aneh, merasa kaget. Tak ada yang menduga sama sekali, apalagi yang baru saja bertemu di seputar kampus. Ah.. Selamat jalan Sri, semoga kamu mendapat tempat terbaik di sisi-Nya…

Foto Ketika jalan-jalan malam hari di Malioboro, di sela-sela test kerja di Yogya bersama-sama Oktober lalu. Masih ingat jelas aku Sri, di kamar penginapan itu, kita tempati bertujuh selama tiga hari! Dan bagaimana kita saling ejek dan bercanda bersama teman-teman. Dan bagaimana kita menyanyikan lagunya Didi Kempot “Ndang bali’o.. Sri” sekedar untuk menggodamu
Ah.. tahu2 kamu sekarang sudah tidak ada. Kami akan selalu mengenangmu Teman, baik2 ya kau di sana…
22 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed





1.
lowo | January 24, 2007 at 5:47 am
lowo turut berduka cita, Bud.
2.
Yogie | January 24, 2007 at 8:20 am
Saya turut berduka cita…
3.
chocoluv | January 24, 2007 at 8:34 am
turut berduka cita…
4.
cahyo | January 24, 2007 at 8:44 am
yayayya…saya pernah baca di blog ini ttg tes di jogja dan mampir ke lesehan itu ya mas.
turut berduka juga…:(
5.
soesheila | January 24, 2007 at 10:13 am
turut berduka cita…
di foto itu yang mana beliyau…
6.
Anang | January 24, 2007 at 12:49 pm
turut berduka cita..
7.
zam | January 24, 2007 at 1:06 pm
Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun..
Oalah.. Si Sri yang itu toh? Walau kita cuma kenal semalam saja, tapi saya bisa merasa ikut sedih..
Semoga arwah si Sri diterima di sisi-Nya..
*nahan tangis. saya tau rasanya ditinggalkan orang yg kita sayangi dengan tiba-tiba*
sing kuat yo kang..
8.
bebek | January 24, 2007 at 1:14 pm
aku juga turut berduka… ga gampang ngelupain temen yang dah akrab banged… moga dia diterima disisi-NYA
9.
diditjogja | January 24, 2007 at 2:14 pm
lho kang, kok komen ku gak mlebu?!
(
yowis….saya juga turut berduka..semoga diterima di tempat yang terbaik….
*sambil nyanyi lagu GUGUR BUNGA*
10.
didut | January 24, 2007 at 2:22 pm
yg pasti beliau pasti sedang berbahagia di sisi-Nya
11.
Nev | January 24, 2007 at 5:08 pm
Turut berduka cita…
12.
namora | January 24, 2007 at 5:25 pm
Saya turut berduka cita….
13.
budiyono | January 24, 2007 at 11:01 pm
Thanks ya semuanya..
to cahyo :
ho-oh, yang ke Yogya waktu itu mas
to soesheila :
dia yang paling kanan, highlightnya kurang jelas ya..
to zam :
iya, foto itu kalo gak salah yang ngambil si Monik, sementara kamu beli gethuk itu lho.
14.
Avante | January 25, 2007 at 3:44 am
Hard to believe
but that’s the reality
Enjoy the ‘Other World’ Sri… Good Bye
15.
escoret | January 25, 2007 at 10:10 am
turut sedih bud..!!!
aku yakin,dia dpt tempat yg terindah..!!!
16.
sandal | January 25, 2007 at 11:31 am
yang jelas segala sesuatu ada waktunya. ada waktu utk hidup, ada waktu untuk meninggalkan hidup
17.
[BY]onicS | January 25, 2007 at 11:52 am
Turut berduka….
18.
tuna | January 25, 2007 at 12:41 pm
Turut berduka…
19.
traju | January 28, 2007 at 1:32 am
saya turut berduka, semoga amal baiknya diterima Allah SWT.
20.
Tia | January 29, 2007 at 8:31 am
Ikut berduka cita, wah tulisan mas budi tentang sri juga bagus banget….jadi ikutan merasa kenal dengan sri..
21.
abe | January 29, 2007 at 7:06 pm
Turut berduka yah!
Bekerja dioperator selular terkemuka? Telkomsel yah Bud?
22.
foo | February 22, 2007 at 2:50 pm
seorang teman yang baik telah meninggalkan kita…