Hak Absolut untuk Amarah

February 2, 2007

demo ps3

Aku ini bukan orang yang terlalu concern dengan masalah2 sosial. Bukannya tidak memperhatikan, tentu saja memperhatikan, tapi ya sebatas itu. Selanjutnya hanya berupa pergulatan-pergulatan opini, atau pencernaan yang tanggung dalam pikiranku. Atau, kalo memang topiknya sedemikian membara, maka jadilah bahan bicaraan (dan guyonan) di kala ngobrol ngalor ngidul bersama teman2.

Tapi bagi sebagian banyak orang, demonstrasi, mungkin adalah salah satu wujud perpanjangan dari opini-opini tadi. Opini yang berbenturan dengan opini dari otoritas yang ada, opini yang tidak menemukan jalan untuk disalurkan, sehingga tumpah. Tumpah dari pikiran, meluber ke jalan-jalan, ke gedung-gedung pemerintahan dan ke halaman pabrik-pabrik. Satu2nya pengalamanku ikut berdemo adalah waktu kelas 1 SMA dulu, tahun 1998, masa ketika “reformasi” adalah kata yang paling populer di Indonesia. Demo yang aku ikutipun adalah berupa demo resmi, serentak dari berbagai instansi di Semarang waktu itu, di mana seluruh murid memang dilibatkan. Aku waktu itu turut membuat spanduk unik ala rakyat, yang memakai koran bekas, dan tanah liat untuk menuliskan kata2nya… ah masa-masa itu :)

Coba lihat, sudah beberpa tahun terakhir ini TV kita tak pernah sepi dari berita Demonstrasi. Orang yang demo karena tempat tinggalnya digusur karena menempati lahan terlarang yang bukan miliknya, tentunya dalam hati kecilnya sudah tahu bahwa hari itu pasti akan datang. Opiniku? Daripada demo.. mending mulai cari tempat tinggal lain, atau pulang ke kampung halaman kalau masih punya. Orang demo karena diberhentikan dari pekerjaannya, alasannya karena perusahannya menjelang bangkrut. Opiniku? Daripada demo bahkan mengikutkan istri dan anak2, mending mulai cari pekerjaan lain. Tapi kadang memang tak sesederhana itu, kadang memang ada yang tidak beres sehingga ucapan2 saja tidak cukup dan dibutuhkan teriakan2 dengan megaphone untuk mengungkapkannya.

Demonstasi adalah perbedaan pendapat dan kepentingan. Benar dan salah menjadi suatu yang blur kalo ditilik dari sudut pandang orang luar (atau setidaknya sudut pandangku). Kadang yang lemah juga belum tentu yang benar. Tapi ada suatu kasus akhir-akhir ini yang jelas-jelas suatu kesalahan, jelas-jelas perampasan hak, jelas-jelas suatu ketidakadilan, yang bahkan membuat aku (yang tidak concern ini) bagaimanapun juga ingin ikut bersuara. Yaitu : Lumpur Panas Lapindo di Porong. Baru saja aku lihat di TV, demonstasi warganya yang menuntut kejelasan nasib mereka. Sangat menyedihkan. Bayangkan saja, beberapa desa tenggelam, rumah-rumah, sekolah, tempat usaha bahkan perusahaan kecil tenggelam. Mereka salah apa? Hidup mereka baik-baik saja sebelumnya. Tiba2 dalam waktu sekejab saja, apa yang mereka punya, yang mereka kenal dan yang mereka tahu, semuanya terendam lumpur. Hidup mereka terendam lumpur. Bagaimana, sudah selesai dibayangkannya?

Maka wajarlah segala amarah itu, normalah semua emosi itu dan manusiawilah segala isak tangis itu. Warga Porong, kebenaran kalian dalam hal ini adalah mutlak! Hak kalian dalam hal ini adalah absolut! Teruslah berjuang. Rakyat Indonesia, dukunglah mereka, dalam hal apa saja. Pemerintah… masih bisakah tidur nyenyak ya melihat mereka? Malah DPR-nya minta naik gaji. Wadoooh! Coba itu uang hasil pengembalian hasil pembatalan PP No. 37 dialihkan saja untuk merelokasi warga Porong. Atau apalah, kalian kan berkuasa, harusnya penderitaan mereka tak perlu berlangsung selama ini. :(


Berhubung tidak punya gambar tentang lumpur Porong, maka gambarnya itu saja, sekalian numpang demo, menyampaikan protesku saat ini :d

Entry Filed under: Thought & Opinion. .

13 Comments Add your own

  • 1. andriansah  |  February 2, 2007 at 7:50 am

    emang PS3 itu apa sih?

    *lugu

  • 2. warga porong  |  February 2, 2007 at 8:10 am

    Bubarkan saja Republik Indonesia!!

    mari kita rame-rame pindah ke Brunei Darussalam… :-\”

  • 3. Yogie  |  February 2, 2007 at 10:10 am

    Sabar….
    Sabar….
    Sabar….

    Okeh sudah cukup sabarnya…

  • 4. sandal  |  February 2, 2007 at 10:12 am

    mas, tambahin dong.. TURUNKAN HARGA MONITOR LCD!!

  • 5. dendi  |  February 2, 2007 at 10:43 am

    GRATISKAN Wii!!!!!
    :d/:d/:d/

  • 6. tuna  |  February 2, 2007 at 10:50 am

    bebaskan burung kesayangku dari razia bang yos :( (:)>-

  • 7. escoret  |  February 2, 2007 at 1:24 pm

    setubuh bud..!!!!!
    tumben kowe bahas kyk gini,lg kehabisan sajen ya.!!!!
    aku setuju,klo budi jd wakil wakil partai loenpia maju ke parlemen..hidup budi..budi hidup…hidupp..pokoknya budi hidup..capeee deh..!!!!

  • 8. Junkerz side B  |  February 2, 2007 at 1:30 pm

    *ada 14 kesalahan penulisan pada artikel ini…
    :-\”*

    btw, demo paling efektif cuma terjadi di luar negeri…di Indonesia, demo tidak efektif, soalnya pejabatnya BUDEG (BUDi E Gendut) semua:d

  • 9. agung  |  February 2, 2007 at 11:18 pm

    Ikut nambah ah:
    pindahkan Jakarta! :( (

    *koneksi internasional putus gara2 jakarta banjir??*
    :-w

  • 10. Avante  |  February 4, 2007 at 8:34 pm

    Bud, bukannya lebih baik demo untuk menghapus pengangguran dari bumi Indonesia?

    -Pengangguran Baru-

  • 11. budiyono  |  February 5, 2007 at 2:13 am

    to Tuna : lho banjir2 gini bang Yoz, masih ngurusin burung juga?

    to Junkerz side B : Loh Mi, sejak kapan kamu jadi pulisi EYD? hah? Hah? HAH?

    to Avante : Tos dulu Dam! -Pengangguran Lama-

    :d

  • 12. agung  |  February 9, 2007 at 2:04 pm

    ga nyangka peduli juga si boku :( (. emang ga wajar anggota DPR naik gaji. selain ga da manfaatnya. juga hambur-hamburin duit negara.

    soal lumpur panas di porong, kayaknya susah buat terealisasi bok, cz lapindo kan udah di jual sahamnya (kl ga salah). dan kayaknya bakalan susah tuh sapa yang mo bertanggung jawab.

    Kayak ne ibukota indonesia perlu pindah deh.. ke jogja aja kale..

  • 13. tak sobek2 mulutmu  |  February 19, 2007 at 7:48 pm

    gambare gak relevan….mengko kan medun dewe!!!!!ga usah didemo pada ga usah beli ae malah murah to!?? gratis?? dengkulmu mlocot…..

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


a

 

February 2007
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Archives

Recent Comments

dhani on Pameran Lukisan
rezi yandri on Bom Anime dari Jakarta
teresa on Pameran Lukisan
herry on Pameran Lukisan
indra on Pameran Lukisan

Flickr Photos

Tower Masjid Agung

At Masjid Agung

Bandungan with Miwa and Asuka

Lunch in Jimbaran with Miwa and Asuka

At Semawis with Loenpia

More Photos