Kolase itu, Penuh Cinta

February 20, 2007

kolase

Dinding kamarku memang jauh dari bersih. Ada poster anime dimana-mana, ada poster artis dan idol Jepang di beberapa sudutnya (nggak, miyabi nggak ada!), ada boneka Teru Teru Bozu bergelantungan, Ada cambuk dan kuda lumping dari Bandungan, Ada buah pinus dari hutan di Bantir, ada ranting kayu dari Curug Sewu, ada caping petani dari Patebon, ada lanjaran daun sagu dari Pekalongan, ada tirai kerang dari Cilacap, ada koteka pemberian dari Papua, ada untaian kalung dan kepala Barong dari Bali, ada tasbih pemberian dari Mekkah, ada 2 bungkus ketupat kering dari tahun yang berbeda, ada rajutan kain prakarnya jaman SMP dulu, bahkan ada lukisan kanvas karyaku sendiri, juga ada 5 botol pasir pantai, dari pantai Anyer, pantai pulau Condong Sulah dan dari 3 pantai di Jepang, ada tulisan kanji dan daun-daun bambu… dan seterusnya dan seterusnya.

Masing-masing dari mereka memang mengukir ceritanya tersendiri di sudut tembok mereka berada. Namun ada satu hal yang menyamakan keberadaan mereka, yaitu semuanya ada di sana cuma untuk satu orang. Untukku. Untuk memenuhi keinginanku, keegoisan diriku. Tetapi ada satu sudut yang berbeda, sebuah lahan di atas meja (yang harusnya tempat untuk) belajarku. Di sana terbesit sedikit hangatnya cinta. Di sanalah terpajang kolase ini.

Banyak cerita yang bisa dituturkan dari sana, bertumpuk-tumpuk kenangan yang bisa bercerita satu sama lain. Untaian ceritanya bisa membentuk epik kehidupan kecil yang sederhana, tapi menurut satu orang begitu bermakna. Karena apa yang ada di kolase itu bukanlah Budi sendirian, di sana ada teman-temannya. Di sana, ikut tertawa di sebelahnya, ada orang-orang yang berkenan menghabiskan waktu bersamanya. Kolase ini semakin tebal saja, entah sampai kapan aku akan terus menambah percikan kenanganku padanya. Bertumpuk-tumpuk bukan berarti saling menutupi, melainkan saling melengkapi. Karena foto yang ini takkan ada tanpa gambar yang itu. Karena gambar yang itu takkan lengkap tanpa foto yang ini. Dulu aku kira waktu akan bisa menghapus segalanya. Namun sesekali ketika aku menengok ke tembok ini, ke kolase ini, aku tahu waktu takkan mampu menghapusnya, ia hanya akan membuatnya semakin berharga. Mengapa? Karena ada cinta yang mempertahankannya. :)

Btw, while I’m still full of this kind of love things, I’ll use this chance to say I’m sorry for someone. I know you’re gonna read this. you, who give me a lot of your precious attention. Maybe I’m just too stupid to see the reality, but I have a lot of fun in pursuing what I believe. Eventhough, maybe it’s not even exist. :)
Ya—Ha—!!

Entry Filed under: Personal. .

17 Comments Add your own

  • 1. didut  |  February 20, 2007 at 6:56 am

    pertamaxxx bud wakakakk…

  • 2. didut  |  February 20, 2007 at 6:57 am

    komen II: bud itu paragraf terakhir serius tuh?? gila apel kamu tolak yi haaa!!

  • 3. escoret  |  February 20, 2007 at 8:41 am

    Amin..!!!
    btw,stiker eScoret di tempel di sebelah mana bos..???

  • 4. zam  |  February 20, 2007 at 9:20 am

    from Jogja with Love. in Semarang with Love.

    matur suwun, kang!

    we love yu.. :-*

    halah!

  • 5. Fany  |  February 20, 2007 at 9:29 am

    Cieeeehhhhh :-”

    Budi bisa romantis juga.. ^:)^
    manaa someone di paragraf terakhir? Tanpa skrinsyut adalah pembohongan publik! *balas dendam* [-(

    >:)

  • 6. didut  |  February 20, 2007 at 11:25 am

    jadi lupa, figur yg saya kasih juga jgn lupa yah :-”

  • 7. budiyono  |  February 20, 2007 at 1:45 pm

    walah.. pada salah fokus komennya. Baca yang atas! nulisnya lama itu! :d

    to pepeng : stikermu kutempel di atap, mayan nambal genteng bocor.

    to fany : :) ) *strike one*

    to didut : thank you ya mas, tapi figure kan gak bisa dipajang di tembok..

  • 8. diditjogja  |  February 20, 2007 at 4:30 pm

    hallah….siapa wanita malan itu kang?
    :-”

  • 9. chocoluv  |  February 21, 2007 at 7:44 am

    suit suit,,, ihik ihik :-”

  • 10. kunce  |  February 21, 2007 at 11:03 am

    Just like The Old Man Said

    Sudahlah…:d:d

  • 11. sesy  |  February 21, 2007 at 11:40 am

    hhhmmmmm wonderring who’s that girl???

  • 12. ikha  |  February 21, 2007 at 1:12 pm

    it’s okeh bud….:)>-

  • 13. Nev  |  February 22, 2007 at 1:12 am

    Pasti yang kamu maksud cewek kendal itu ya bud…:d

  • 14. templank  |  February 22, 2007 at 7:30 am

    poster bangku taman ditaro mana kang… kok ga keliatan… btw makasih, bwt lagu lagunya..

  • 15. mina  |  February 22, 2007 at 10:11 am

    botol pasir pantai, gak nyangka ada yang ngumpulin ini juga

  • 16. jiban  |  February 23, 2007 at 8:22 pm

    hallah..wes di DO

  • 17. nino  |  February 28, 2007 at 7:29 pm

    oalaaa…. ternyata cintaanmu kui KOKOM …
    huakakakak…..

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


a

 

February 2007
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Archives

Recent Comments

dhani on Pameran Lukisan
rezi yandri on Bom Anime dari Jakarta
teresa on Pameran Lukisan
herry on Pameran Lukisan
indra on Pameran Lukisan

Flickr Photos

Tower Masjid Agung

At Masjid Agung

Bandungan with Miwa and Asuka

Lunch in Jimbaran with Miwa and Asuka

At Semawis with Loenpia

More Photos